Meningkatnya biaya listrik membuat kita harus cermat melakukan penghematan sebisa mungkin. Tetapi terkadang kita tidak sadar bahwa kebiasaan kita di dapur bisa menjadi salah satu pengeluaran terbesar pada tagihan listrik, menyebabkan pemborosan yang tidak perlu.
Mungkin kamu mengira pemborosan energi terbesar itu pada penggunaan AC atau charging baterai smartphone atau laptop. Namun Corey Gilgan, pemilik Oregon Generators, mengatakan penggunaan microwave seringkali luput dari perhatian.
"Peralatan yang saya lihat paling banyak menghabiskan panthom energy? Microwave," jelas Gilgan.
Yang dimaksud phantom energy adalah penggunaan listrik dari peralatan elektronik yang sebenarnya sedang tidak digunakan tetapi dalam keadaan standby karena steker kabel masih tercolok di stopkontak.
Baca juga: Cukup 10 Menit Memasak Sup Misoa yang Slurpy dan Bergizi Ini!
Misalnya, kamu sudah selesai men-charge ponsel dan ponsel sudah kamu bawa ke kantor, tetapi colokan masih menancap di stopkontak.
Itulah yang terjadi pada microwave di dapur kamu.
"Kebanyakan pemilik rumah tidak tahu bahwa microwave mereka menggunakan daya 24/7, bahkan ketika mereka tidak memanaskan sisa makanan," tambah Gilgan.
Hal itu karena microwave menjaga sirkuit internal tetap berjalan dan layar digital menyala setiap saat, sehingga menghasilkan phantom energy tadi.
Solusi Menghemat Listrik
Meskipun microwave dalam keadaan siaga hanya menggunakan sekitar 4 watt per jam, totalnya menjadi sekitar 35 kilowatt-jam per tahun. Mungkin kedengarannya tidak seberapa, tetapi kalikan dengan gadget lain di rumah kamu.
Misalnya, printer, TV, kotak kabel, charger, air fryer, atau rice cooker. Belum lagi cuaca lagi panas-panasnya, sehingga kamu tidak bisa lepas dari AC sepanjang hari.
Memang tarif PLN yang rencananya naik 50% pada periode Juli – September 2025 sudah dibatalkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Meski begitu, akan lebih baik kalau kita memperbaiki kebiasaan mengonsumsi daya listrik yang keliru.
Untuk memangkas pemborosan tagihan PLN kamu, begini cara menghemat listrik di dapur:
Baca juga: Sup Krim Tomat yang Creamy dan Nggak Asam, Bikin Mau Nambah Terus!
• Cabut steker listrik begitu sudah tidak dipakai. Mulailah dengan microwave dan peralatan kecil lainnya saat tidak digunakan. Tidak perlu mengaturnya untuk tetap standby.
• Gunakan colokan perpanjangan atau soket ekstensi. Soket ekstensi yang dilengkapi saklar secara otomatis mematikan daya ke perangkat dalam mode siaga.
• Coba colokan pintar. Dengan colokan pintar yang ada pengaturan waktunya, kamu bisa mengatur stopkontak untuk mati semalaman atau menyala dalam durasi waktu yang kamu tentukan.
"Keunggulan mengatasi phantom energy adalah tidak memerlukan pengorbanan apa pun," kata Gilgan. "Kamu bisa menghilangkan limbah tanpa mengorbankan kenyamanan atau kemudahan kamu.
Mulailah dengan mencabut kabel microwave kamu untuk menghemat listrik, dan cek berapa banyak kamu bisa berhemat pada akhir bulan.
Sumber: Yahoo! Lifestyle